Living Death

Directed by Lee Yong Joo-I

Written by Lee Yong Joo-I

Starring Nam Sang-mi
Seung Yong Ryoo
Kim Bo Yun
Shim Eun Kyung

Tidak banyak sebenarnya film horror buatan Korea yang saya ketahui karena yang saya ketahui bahwa insane perfilman disana lebih cenderung ke serial drama dengan actor-actonya yang super cantik. Yang saya ketahui cuma A Tale of Two Sister  dan satu lagi 29th Februari. Sebenarnya masih banyak dan belum saya babat habis semua filmnya. “Living Death” merupakan film horror Korea ketiga yang saya tonton. Lanjut ke sinopsisnya aja dulu yah.

***

Diceritakan seorang pelajar bernama Hee-Jin pulang kerumahnya setelah mendapat kabar dari ibunya bahwa adiknya So-jin menghilang. He-Jin tidak percaya kalau adiknya hilang karena malam kemarin So-Jin baru saja menelepon menanyakan kabarnya. He-Jin pun melaporkan hilangnya So-Jin ke polisi tetapi Sang ibu tidak suka polisi mencampuri hilangnya So-Jin dan mengusir polisi itu. Ibunya bilang kalau polisi datang bersama setan, hanya dengan berdoalah So-Jin akan kembali. Ya, ibunya memang seorang fanatic terhadap Tuhan dan beranggapan bahwa dengan banyak berdoa akan menyelamatkan keluarga dari mara bahaya serta So-Jin pun akan kembali tapi He-Jin kurang suka dengan perilaku ibunya, jika hanya berdoa tanpa berusaha tidak akan menghasilkan apa-apa.

Sementara itu, seorang tetangga He-Jin gantung diri dan meninggalkan sebuah surat wasiat bertuliskan “Maafkan aku So-Jin” Semenjak kejadian bunuh diri muncul berbagai peristiwa sepertinya matinya sang penjaga apartemen dengan cara yang menjijikkan, matinya penghuni apartemen disebelah apartemen He-Jin dan terakhir matinya penghuni apartemen yang seorang Cenayang. Setelah diselidiki ternyata kematian empat orang di apartemen yang dihuni He-Jin ini ada hubungannya dengan So-Jin dan diketahui bahwa So-Jin bukanlah anak biasa. Keberadaan So-Jin mulai sulit diketahui dan kematian para tetangganya mulai memasuki pikiran He-Jin. Apa sebenarnya hubungan kematian para tetangga He-Jin dengan keberadaan So-Jin dan dimanakah So-Jin sekarang, apa benar So-Jin hilang?

***

Secara garis besar film ini cukup lumayan walaupun tidak begitu menyeramkan. Setidaknya film ini bisa membuat saya untuk betah duduk di depan televisi menunggu akhir film ini. Tidak seperti film horror local yang di seperempat film saya sudah mulai tidak betah dan memutuskan untuk “ah langsung saja ke endingnya, pasti akhirnya begini” dan memang akhirnya seperti apa yang saya bayangkan. Film ini seolah-olah menghipnotis saya untuk stay di depan televise menyaksikan keseluruhan isi film.

Apabila kamu mengharapkan sosok setan menyeramkan seperti di film-film Thailand sepertinya harapan kamu tidak akan dikabulkan disini. Film ini focus pada kasus hilangnya So-Jin dan kematian para tetangganya tanpa menyajikan sosok hantu. Scene yang paling saya suka disini adalah kematian sang penjaga apartemen. Penjaga Apartemen di film ini mati dengan muntahan yang sangat banyak. Douh…kalau membayangkan adegan ini sambil makan saya pasti langsung muntah, sedikit menjijikan.

Film yang disutradarai oleh Lee Yong Jo-I ini menduduki peringkat 6 BoxOffice Korean. Film ini juga mendapatkan dua nominasi dalam ajang 46th annual Daejong Award Film Festival atau Grand Bell Award, merupakan ajang tahunan bergengsi bagi insan film di Korea dan merupakan ajang Festival film tertua di Korea Selatan. Living Death mendapat dua nominasi yaitu Best Script dan Best Supporting Actor untuk Kim Bo-Yeon yang memerankan sang ibu.

Oke deh, tanpa basa-basi lagi silahkan tonton kalau tertarik.

YouTube Embed: No video/playlist ID has been supplied

This entry was posted in Asian Horror, Review and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>