Review: Invitation Only

Directed by Kevin Ko

Written by Sung in

Carolyn Lin

Starring Kristian Brodie

Bryant Chang

Vivi Ho

Maria Ozawa

Joseph Ma

Wade Chen hanyalah seorang supir presiden perusahaan Weida Group. Wade suka sekali sama artis film dewasa Maria Ozawa (saya nggak tahu, dia berperan sebagai dia atau orang lain). Suatu hari  atasannya memberikannya sebuah undangan pesta bagi orang-orang kaya. Di undangan berwarna hitam itu tertulis “sebutkan impian terliarmu” dan dia pun menerimanya. Pesta berlangsung disebuah bekas bangungan. Disini Wade bertemu dengan Hitomi, direktur Fullin Bank, Mr Lin seorang anggota DPR yang akan mencalonkan diri sebagai presiden, Holy Ho pemimpin Golden Palace Hotel, dan Mr. Richard Kao seorang pianis terkenal. Mereka berlima adalah anggota baru perkumpulan ini. Pesta ini adalah sebuah perkumpulan dimana tujuannya mewujudkan impian orang-orang. Jadi apapun yang ditulis dalam undangan hitam itu akan menjadi kenyataan. Tentunya Wade senang dengan ini dia pun menulis ingin mendapatkan sebuah mobil mahal.

Ternyata pesta ini tidak selamanya berlangsung bahagia bagi mereka. Mereka berlima ternyata bukanlah orang kaya melainkan hanyalah orang dengan pekerjaan biasa, sama seperti Wade yang seorang supir. Fakta terungkap dalam sebuah tayangan yang ditunjukkan pada mereka. Mereka pun ketakutan apalagi setelah melihat Mr. Richard tewas dibunuh. Satu-persatu dari mereka pun akan menemui ajalnya. Siapa orang yang melakukan hal ini? Apa sebenarnya tujuan dari perkumpulan ini?

***

Ada satu yang menggelikan berkenaan dengan film ini. Bukan mengenai isi ceritanya atau apapun tentang film ini, tapi alas an pertama saya membeli film ini. Saya dalam hal memilih film horror yang akan dibeli selalu memperhatikan tiga hal yaitu asal film itu, siapa sutradaranya dan bedasarkan review dari teman-teman/internet. Kali ini beda, saya membeli film ini berdasarkan jajaran nama artis yang tertera dicovernya. Satu nama yang membuat saya tanpa piker panjang langsung mengambil film ini dari rak pajangan, tanpa memperhatikan 3 hal diatas. Artis itu adalah Maria Ozawa…hehehe. Yang saya tahu, film berjudul Invitation Only ini merupakan debut pertamanya bermain film horror.

Maria Ozawa a.k.a Miyabi dalam film ini muncul tidak lama, itupun adegan yang ada Miyabinya sesuai dengan profesinya selama ini. Ah…kamu tahulah adegan apa yang saya maksud itu…hehehe. Adegannya di film ini pun cukup vulgar untuk film sekelas bioskop. Jadi bisa dibilang Miyabi disini hanya sebagai pemanis saja sekaligus sebagai pancingan agar orang membeli film ini (saya salah satunya…hehehe). Saya cukup kecewa karena dia hanya muncul sedikit, saya kira Miyabi di film ini akan menunjukkan kalau dia juga bisa maen film selain bokep, tetapi nyatanya tidak. Jadi membayangkan kalau beneran dia maen di film menculik miyabi pasti filmnya ga jauh seperti ini.

Oke…oke…lupakan kekecewaan saya sama Miyabi di film ini. Sekarang balik komentar saya dalam film ini. Yang saya tahu film Invitation Only ini adalah film pertama Taiwan yang menghadirkan tema slasher dengan banyak darah. Sebelumnya film horror Taiwan itu Cuma berisi setan wanita bermakeup tebal dengan rambut terurai panjang. Filmnya sendiri bagaimana? Ehm…film ini mengingatkan saya pada film Hostel. Cerita film ini juga kurang begitu seru bagi saya yah, terutama di pertengahan film. Awalnya sih, saya tertarik sama film ini (bukan karena miyabi loh) karena saya penasaran dengan siapa pembunuh sebenarnya. Tapi di pertengahan sosok pembunuhnya sudah diperlihatkan, padahal kalau sosok pembunuhnya ditunjukkan paling akhir pasti filmnya akan membuat penonton penasaran. Karena pertengahan film udah kelihatan siapa pembunuhnya, jadilah saya Cuma menikmati acara bunuh-bunuhannya plus darah-darahnya tapi itupun menurut saya masih kurang sadis ( ga ada yang bisa mengahalahkan kesadisan Art of the Devil untuk kelas film Asia). Tapi menurutku adegan disini lebih bagus daripada Meat Grinder. Motif si pembunuh melakukan hal ini terhadap lima orang ini pun masih ga bisa dimasuk akal menurut saya. Tonton sendirilah kalau pengen tahu alasannya.

Jadi kalau kamu pengen lihat Miyabi main total dalam film layar lebar, lebih baik jangan tonton film ini (saya sarankan nonton bokepnya aja). Tapi, kalau untuk melihat adegan sadisnya film ini lumayanlah ditonton.

This entry was posted in Asian Horror, Review, Slasher, Survival and tagged , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Review: Invitation Only

  1. PanDe Baik says:

    Pertama ya Ka ? tumben… :p

    [Reply]

  2. PanDe Baik says:

    waaaaahhhng ne.. something wr

    [Reply]

  3. .gungws says:

    tes..tes….potongin adegannya,ka..^^

    [Reply]

  4. .gungws says:

    ngomong2…gambarnya sadis gtu…kecilin ukurannya ka…

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>