Review: Inside (À l’intérieur)

Sarah yang sedang hamil mengalami kecelakaan dan menyebabkan suaminya meninggal dunia.  Beberapa bulan kemudian tepatnya di malam natal, Sarah mempersiapkan dirinya untuk kelahirannya. Semenjak kematian suaminya, Sarah menjadi tertutup dan tertekan. Pada malam natal, seorang wanita misterius mengetuk pintu rumah Sarah dan minta ijin meminjam telepon untuk meminta bantuan. Sarah yang tidak ingin diganggu pun berbohong mengatakan bahwa suaminya sudah tidur. Wanita misterius itu tahu bahwa Sarah berbohong serta mengetahui kalau suaminya telah meninggal karena kecelakaan. Sarah pun heran dan bertanya siapa dia sebenarnya. Merasa ketakutan, Sarah pun mengunci rumah tetapi sang wanita misterius tetap menguntit dari balik jendela. Sarah mencoba mengambil foto wanita itu dan melaporkan ke polisi. Polisi pun datang tetapi wanita misterius itu sudah hilang. Sarah menyerahkan foto yang dia ambil, tetapi polisi tidak bisa menggunakan foto itu karena hasilnya tidak bagus. Polis mengatakan wanita itu tidak akan datang lagi.

Sarah kemudian memperhatikan foto-foto itu dan mengetahui bahwa wanita misterius itu membuntutinya selama ini. Ketika Sarah tidur, ternyata wanita misterius itu sudah ada di kamar tidurnya dan berusaha memotong perut Sarah dengan sebuah gunting. Sarah pun terbangun melawan wanita misterius itu dan mengunci diri di kamar mandi menghindari serangan wanita misterius itu. Wanita misterius itu benar-benar gila, dia membunuh satu persatu orang yang datang ke rumah Sarah. Siapa wanita misterius itu dan apa alasannya sang wanita pembunuh ini membunuh Sarah?

Bagi para penggemar film horror apa sih yang kalian cari dari film horror dalam hal ini genre Slahser? sudah pasti darah yang banyak, rasa ngeri yang ditimbulkan saat sang pembunuh menghabisi korbannya, dan tentu kesadisan aksi si pembunuh. Jalan cerita mungkin hal kesekian dari film jenis Slasher karena cerita-cerita yang ditampilkan film jenis ini ya cuma itu-itu saja. Seseorang psikopat, pembunuh yang membunuh satu persatu korbannya kemudian di akhir cerita dijelaskan alasan kenapa si pembunuh melakukan hal itu. Nah, film ini sukses menyajikan tiga hal yang kebanyakan dicari dalam jenis film bunuh-bunuhan ini. Darah, pembunuhan yang sadis dan brutal hampir mendominasi dari tengah sampai akhir film ini.

Alexandre Bustillo dan Julien Maury benar-benar menyajikan sesuatu yang akan membuat penonton merasa ngeri. Adegan pembunuhan yang dilakukan sang wanita misterius diekspose dengan sangat berlebihan tapi tetap enak dilihat. contoh misalnya ketika Sarah mencoba memindahkan meja yang membuat pintu tidak bisa dibuka, tiba-tiba sang wanita misterius itu meraih tangan Sarah dan menancapkan tangan gunting ke tangannya hingga tembus ke tembok. Mengenai darah di film ini, wah ga usah ditanyakan deh…bergelimangan darah. Kalau kalian nonton film ini apa yang saya pikirkan pasti akan sama dengan saya. Saya pas nonton film ini bilang “Gila, mendingan tuh darah disumbangkan deh buat orang-orang yang kekurangan darah.” hehehe.

Sayang, ada sedikit adegan yang mengganggu di film ini. Sang polisi yang berusaha menyelamatkan Sarah dan akhirnya mati ditembak kepalanya oleh wanita misterius itu hidup lagi, dan anehnya gerakannya mirip zombie. Padahal jelas-jelas polisi itu ditembak apalagi tepat di kepalanya. Ga mungkin kan dia hidup lagi apalagi gerakannya mirip zombie, bagaimana dia bisa jadi zombie apa emang ada darah zombie. Adegan yang ini emang sedikit aneh.

Yah…overall film ini bagus jika dibandingkan dengan film-film Slasher yang pernah saya tonton. Saya kasih rating 5/5 bintang dah untuk film ini. Untuk wanita hamil dan takut sama darah mendingan ga usah nonton film ini. Bisa-bisa kalian pingsan setelah menonton film ini. Tapi kalau mau, bolehlah ditonton….hehehe

This entry was posted in Review, Slasher, Survival, Thriller. Bookmark the permalink.

4 Responses to Review: Inside (À l’intérieur)

  1. fariz says:

    wah saya pernah nih nntn film ini hahaha cuman buat seru2an aja.. twistnya ketebak kalo menurut saya.. kasian ya waktu si sarah ‘salah’ nusuk hehe

    [Reply]

  2. darahbiroe says:

    makasih yaw reviewna
    dan salam kenal
    sepertinya menrik yaw ceritanya
    :D

    [Reply]

  3. antokcupu says:

    jadi pingin nonton nuy hehehe
    tengkyu ulasanya
    :D

    [Reply]

  4. PanDe Baik says:

    1 Mei Ka ? yang bener ???

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>